Periksa Dengan Teliti Fisik Bayi Anda Saat Baru Lahir

Periksa Dengan Teliti Fisik Bayi Anda Saat Baru Lahir

Periksa dan tanyakan dokter ukuran BB, Tingga Badan Dan Lingkar kepala

  • Penimbangan berat badan Berat badan bayi lahir normal di atas 250 gram
  • Pengukuran panjang badan
  • Lingkar kepala Pengukuran dilakukan dari dahi kemudian melingkari kepala kembali lagi ke dahi.

PEMERIKSAAN FISIK  DAN TUBUH BAYI

Kepala 

  • Ukuran dan tampilannya normal.
  • Sutura yang berjarak lebar mengindikasikan bayi preterm,moulding yang buruk atau hidrosefalus.
  • Pada kelahiran spontan letak kepala, sering terlihat tulang kepala tumpang tindih yang disebut moulding/moulase.Keadaan ini normal kembali setelah beberapa hari sehingga ubun-ubun mudah diraba.
  • Perhatikan ukuran dan ketegangannya. Fontanel anterior harus diraba, fontanel yang besar dapat terjadi akibat prematuritas atau hidrosefalus, sedangkan yang terlalu kecil terjadi pada mikrosefali. Jika fontanel menonjol, hal ini diakibatkan peningkatan tekanan intakranial, sedangkan yang cekung dapat tejadi akibat deidrasi. Terkadang teraba fontanel ketiga antara fontanel anterior dan posterior, hal ini terjadi karena adanya trisomi 21
  • Trauma kelahiran adanya benjolan berupa cairan atau darah di kulit kepala kelainan dapat berupa caput suksedaneum, sefal hematoma, perdarahan subaponeurotik/fraktur tulang tengkorak
  • Kelainan kongenital seperti ; anensefali, mikrosefali, kraniotabes dan sebagainya

Wajah

  • Normal wajah harus tampak simetris.
  • Terkadang wajah bayi tampak asimetris hal ini dikarenakan posisi bayi di intrauteri.
  • Perhatikan kelainan wajah yang khas seperti sindrom down atau sindrom piere robin.
  • Perhatikan juga kelainan wajah akibat trauma lahir seperti laserasi, paresi N.fasialis.

Hidung

  • Lihat  bentuk dan lebar hidung, pada bayi cukup bulan lebarnya harus lebih dari 2,5 cm.
  • Bayi harus bernapas dengan hidung, jika melalui mulut harus diperhatikan kemungkinan ada obstruksi jalan napas akarena atresia koana bilateral, fraktur tulang hidung atau ensefalokel yang menonjol ke nasofaring.
  • Pada keadaan normal juga terjadibayi napas dengan mulut. Hal ini terjadi karena hidung buntu atau mampet. Keadaan ini terjadi pada penderita bayi hipersensitif atau alergi biasanya ditandai dengan kulit muka timbul bercak merah atau sering bersin. Dokter akan memeriksa adanya sekret yang mukopurulen yang terkadang berdarah , hal ini kemungkinan adanya sifilis kongenital
  • Lihat  adanya pernapasa cuping hidung, jika cuping hidung mengembang menunjukkan adanya gangguan pernapasan

 Mulut

  • Perhatikan mulut bayi, bibir harus berbentuk dan simetris. Ketidaksimetrisan bibir menunjukkan adanya palsi wajah. Mulut yang kecil menunjukkan mikrognatia
  • Perhatikan adanya bibir sumbing, adanya gigi atau ranula (kista lunak yang berasal dari dasar mulut)
  • Periksa keutuhan langit-langit, terutama pada persambungan antara palatum keras dan lunak
  • Lihat adanya bercak putih pada gusi atau palatum yang biasanya terjadi akibatvEpistein’s pearl atau gigi
  • Perhatikan lidah apakah membesar atau sering bergerak. Bayi dengan edema otak atau tekanan intrakranial meninggi seringkali lidahnya keluar masuk (tanda foote)

Telinga

  • Periksa dan pastikan jumlah, bentuk dan posisinya
  • Pada bayi cukup bulan, tulang rawan sudah matang
  • Dauntelinga harus berbentuk sempurna dengan lengkungan yang jelas dibagia atas
  • Perhatikan letak daun telinga. Daun telinga yang letaknya rendah (low set ears) terdapat pada bayi yangmengalami sindrom tertentu (Pierre-robin)
  • Perhatikan adanya kulit tambahan atau aurikel hal ini dapat berhubungan dengan abnormalitas ginjal

Leher

  • Leher bayibiasanya pendek dan harus diperiksa kesimetrisannya. Pergerakannya harus baik. Jika terdapat keterbatasan pergerakan kemungkinan ada kelainan tulang leher
  • Periksa adanya trauma leher yang dapat menyebabkan kerusakan pada persarafan
  • Lakukan perabaan untuk mengidentifikasi adanya pembengkakan.periksa adanya pembesaran kelenjar di sekitar leher
  • Adanya lipata kulit yang berlebihan di bagian belakang leher menunjukkan adanya kemungkinan trisomi 21.

Mata

  • Goyangkan kepala bayi secara perlahan-lahan supaya mata bayi terbuka.
  • Periksa jumlah, posisi atau letak mata
  • Lihat adanya strabismus yaitu koordinasi mata yang belum sempurna
  • Perhatikan adanya glaukoma kongenital, mulanya akan tampak sebagai pembesaran kemudian sebagai kekeruhan pada kornea
  • Pada beberapa bayi dengan kotoran mata berlebihan biasanya mata agak lengket atau tertutup sebelah karena lengket oleh kotoran mata. Keadaan ini terjadi pada penderita bayi hipersensitif atau alergi biasanya ditandai dengan kulit muka timbul bercak merah atau sering bersin
  • Waspadai bila kotoran mata di kedua mata berlebihan. Dokter akan memeriksa sekret pada mata, konjungtivitis oleh kuman gonokokus dapat menjadi panoftalmia dan menyebabkan kebutaan. Pada keadaan normal juga terjadi kotgoran mata berlebihan tetapi biasanya jumlahnya sedikit dan hilang timbul. Keadaan ini terjadi pada penderita bayi hipersensitif atau alergi biasanya ditandai dengan kulit muka timbul bercak merah atau sering bersin
  • Katarak kongenital akan mudah terlihat yaitu pupil berwarna putih. Pupil harus tampak bulat. Terkadang ditemukan bentuk seperti lubang kunci (kolobama) yang dapat mengindikasikan adanya defek retina
  • Lihat adanya trauma seperti palpebra, perdarahan konjungtiva atau retina
  • Apabila ditemukan epichantus melebar atau jarak kedua mata melebar kemungkinan bayi mengalami sindrom down

Tulang Klavikula (tulang di dada atas)

  • Raba seluruh klavikula untuk memastikan keutuhannya terutama pada bayi yang lahir dengan kelahiran posisi bokong atau distosia bahu. Periksa kemungkinan adanya fraktur

 Tangan

  • Kedua lengan harus sama panjang, periksa dengan cara meluruskan kedua lengan ke bawah
  • Kedua lengan harus bebas bergerak, jika gerakan kurang kemungkinan adanya kerusakan neurologis atau fraktur
  • jumlah jari. Perhatikan adanya polidaktili atau sidaktili
  • Telapak tangan harus dapat terbuka, garis tangan yang hanya satu buah berkaitan dengan abnormaltas kromosom, seperti trisomi 21
  • Periksa adanya paronisia pada kuku yang dapat terinfeksi atau tercabut sehingga menimbulkan luka dan perdarahan

 Dada

  • Periksa kesimetrisan gerakan dada saat bernapas. Apabila tidak simetris kemungkinan bayi mengalami pneumotoraks, paresis diafragma atau hernia diafragmatika. Pernapasan yang normal dinding dada dan abdomen bergerak secara bersamaan.Tarikan sternum atau interkostal pada saat bernapas perlu diperhatikan
  • Pada bayi cukup bulan, puting susu sudah terbentuk dengan baik dan tampak simetris
  • Payudara dapat tampak membesar tetapi ini normal

Perut

  • Perut harus tampak bulat dan bergerak secara bersamaan dengan gerakan dada saat bernapas. Kaji adanya pembengkakan
  • Jika perut sangat cekung kemungkinan terdapat hernia diafragmatika gangguan kelemahan dinding diafragma di perut sehingga isi perut masuk rongga dada.
  • Perut yang membuncit kemungkinan karena hepato-splenomegali (pembesaran hati dan limpa) atau tumor lainnya
  • Jika perut kembung belebihan dan perut sangat besar kemungkinan adanya gangguan infeksi saluran cerna enterokolitis vesikalis, atau gangguan lain yang berat seperti omfalokel atau ductus omfaloentriskus persisten.

Alat kelamin

  • Pada bayi laki-laki panjang penis 3-4 cm dan lebar 1-1,3 cm.Periksa posisi lubang uretra. Prepusium tidak boleh ditarik karena akan menyebabkan fimosis
  • Periksa adanya hipospadia dan epispadia
  • Skrortum harus dipalpasi untuk memastikan jumlah testis ada dua
  • Pada bayi perempuan cukup bulan labia mayora (dinding vagina luar) menutupi labia minora (dingding vagina dalam)
  • Lubang kencing (uretra) terpisah dengan lubang vagina
  • Terkadang tampak adanya sekret yang berdarah dari vagina, hal ini disebabkan oleh pengaruh hormon ibu (withdrawl bedding)

Anus

  • Periksa adanya kelainan atresia ani atau tidak terbentuknya anus
  • Mekonium secara umum keluar pada 24 jam pertama, jika sampai 48 jam belumkeluar kemungkinan adanya mekonium plug syndrom, megakolon atau obstruksi saluran pencernaan

Tungkai

  • Amati kesimetrisan tungkai dan kaki. Periksa panjang kedua kaki dengan meluruskan keduanya dan bandingkan
  • Kedua tungkai harus dapat bergerak bebas. Kuraknya gerakan berkaitan dengan adanya trauma, misalnya fraktur, kerusakan neurologis.
  • Periksa adanya polidaktili atau sidaktili padajari kaki

Tulang Belakang

  • Periksa spina dengan cara menelungkupkan bayi, cari adanya tanda-tanda abnormalitas seperti spina bifida, pembengkakan, lesung atau bercak kecil berambut yang dapat menunjukkan adanya abdormalitas medula spinalis atau kolumna vertebra

Kulit

  • Periksa adanya ruam dan bercak atau tanda lahir
  • Periksa adanya pembekakan
  • Perhatinan adanya vernik kaseosa atau perlemakan di seluruh kulit saat lahir. Biasanya segera setelah lahir perawat telah membersihkannya
  • Perhatikan adanya lanugo, jumlah yang banyak terdapat pada bayi kurang bulan

.

www.klinikbayi.com

Provided By: KLINIKBAYI.COM In 1,000 days Your Children, You can change the future. Our Children Our Future Supported By: GRoW UP CLINIC JAKARTA Yudhasmara Foundation GRoW UP CLINIC I Jl Taman Bendungan Asahan 5 Bendungan Hilir Jakarta Pusat 10210, phone (021) 5703646 – 44466102 GRoW UP CLINIC II MENTENG SQUARE Jl Matraman 30 Jakarta Pusat 10430, Phone (021) 44466103 – 29614252

“GRoW UP CLINIC” Jakarta Focus and Interest on: *** Allergy Clinic Online *** Picky Eaters and Growup Clinic For Children, Teen and Adult (Klinik Khusus Gangguan Sulit Makan dan Gangguan Kenaikkan Berat Badan)*** Children Foot Clinic *** Physical Medicine and Rehabilitation Clinic *** Oral Motor Disorders and Speech Clinic *** Children Sleep Clinic *** Pain Management Clinic Jakarta *** Autism Clinic *** Children Behaviour Clinic *** Motoric & Sensory Processing Disorders Clinic *** NICU – Premature Follow up Clinic *** Lactation and Breastfeeding Clinic *** Swimming Spa Baby & Medicine Massage Therapy For Baby, Children and Teen *** Professional Healthcare Provider “GRoW UP CLINIC” Dr Narulita Dewi SpKFR, Physical Medicine & Rehabilitation curriculum vitae HP 085777227790 PIN BB 235CF967 Clinical – Editor in Chief : Dr WIDODO JUDARWANTO, pediatrician email : judarwanto@gmail.com curriculum vitae Creating-hashtag-on-twitter: @WidoJudarwanto www.facebook.com/widodo.judarwanto Mobile Phone O8567805533 PIN BB 25AF7035 We are guilty of many errors and many faults. But our worst crime is abandoning the children, neglecting the fountain of life.
Information on this web site is provided for informational purposes only and is not a substitute for professional medical advice. You should not use the information on this web site for diagnosing or treating a medical or health condition. You should carefully read all product packaging. If you have or suspect you have a medical problem, promptly contact your professional healthcare provider
Copyright © 2014, klinikbayi.com Information Education Network. All rights reserved

One response to “Periksa Dengan Teliti Fisik Bayi Anda Saat Baru Lahir

  1. Dok, bayi sy umur 3 hari matanya baru terbuka setelah 2 hari. Tp yg sebelah kiri sama sekali blm terbuka, padahal tdk ada kotoran. Apakah bayi saya mengalami kelainan? Bagaimana pengobatannya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s