Inilah Perbedaan Karakter dan Tipikal Manifestasi Alergi Setiap Orang

“TERNYATA BILA DICERMATI PADA PENDERITA ALERGI SETIAP INDIVIDU  ORGAN TUBUH YANG DOMINAN SENSITIF BERBEDA TERGANTUNG FENOTIP TERTENTU YANG ADA PADA INDIVIDU MANUSIA TERSEBUT  Widodo judarwanto 2004

Setiap individu dengan fenotipe berbeda dan setiap periode usia mempunyai karakter alergi yang berbeda. Seringkali alergi menganggu berBagai organ tubuh sevcara bersamaan seperti kulit, saluran cerna, saluran napas, tetapi setiap anak berbeda dominasi yang sensitif. Anak yang satu lebih dominan sensitif saluran cerna anak lainnya lebih dominan sensitif kulit sedangkan anak lainnya lebih dominan sensitif saluran napas. Pada individu tertentu pada satu keluarga atau bayi kembar, sama sensitif kulitnynya tetapi anak satu kulitnya lebih sensitif tetapi anak lainnya manifestasinya lebih ringan. Begitu juga dengan gangguan sensitif lainnya , sama-sama mempunyai sensitif saluran cerna tetapi anak yang satu sulit BAB tetapi anak lainnya sering muntah. Demikian juga sensitif saluran napas, anak yang satu kalau flu lebih dominan gangguan hidung sedangkan anak lainnya gangguan batuk atau dahaknya lebih banyak sehingga harus diinhalasi atau diuap.

Begitu juga dengan periode usia yang terganggu setiap usia berbeda sesuai denga perjalanan alamiah penyakit alergi atau “Allergy march”. Anak tertentu sesak usia sebelum prasekolah tetapi anak lainnya baru sesak usia SD atau SMP. Pada usia 0-5 tahun kulit dan pencernaan lebih sensitif tetapi masuk usia SD dan SMP pencernaannya membaik tetapi berpindah ke saluran napas berupa sesak dan asma dan saat dewasa sesak hilang tetapi berpindah ke hidung sensitif dan disertai sinusitis

Fenotipe adalah suatu karakteristik baik struktural, biokimiawi, fisiologis, dan perilaku yang dapat diamati dari suatu organisme yang diatur oleh genotipe dan lingkungan serta interaksi keduanya. Pengertian fenotipe mencakup berbagai tingkat dalam ekspresi gen dari suatu organisme. Pada tingkat organisme, fenotipe adalah sesuatu yang dapat dilihat/diamati/diukur, sesuatu sifat atau karakter. Dalam tingkatan ini, contoh fenotipe misalnya warna mata, berat badan, atau ketahanan terhadap suatu penyakit tertentu. Pada tingkat biokimiawi, fenotipe dapat berupa kandungan substansi kimiawi tertentu di dalam tubuh. Sebagai misal, kadar gula darah atau kandungan protein dalam beras. Pada taraf molekular, fenotipe dapat berupa jumlah RNA yang diproduksi atau terdeteksinya pita DNA atau RNA pada elektroforesis. Fenotipe ditentukan sebagian oleh genotipe individu, sebagian oleh lingkungan tempat individu itu hidup, waktu, dan, pada sejumlah sifat, interaksi antara genotipe dan lingkungan. Waktu biasanya digolongkan sebagai aspek lingkungan (hidup) pula. Ide ini biasa ditulis sebagai

Karakteristrik alergi sesuai fenotip atau tipikal tertentu pada setiap individu berbeda

Tanda dan gejala alergi setiap individu seringkali berbeda organ tubuh yang sensitif. Pada hampir semua penderita alergi pada umumnya mengalami  menifestasi sensitif pada hampir semua organ tubuh khususnya saluran cerna, saluran napas, hidung dan kulit secara bersamaan. Tetapi setiap kelompak anak yang satu dan yang lainnya berbeda yang lebih dominan, pada anak tertentu lebih dominan sensitif saluran napas batuk atau hidung sensitif , anak lainnya lebih dominan kulit sedangkan anak lainnya lebih dominan saluran cerna yang sensitif.

Adapun beberapa manifestasi klinis alergi sesuai dengan fenotip tertentu adalah sebagai berikut

TIPE A (TIPE ASMATIK):  Dominan sensitif saluran napas batuk

  • Pada usia 0 – 6 tahun napas berbunyi grok-grok atau hipersekresi bronkus dan mudah bersin. Saluran napas khususnya bronkitis alergi dan asma dengan  gejala  sesak dan batuk berulang. Bila sakit infeksi saluran napas dahaknya berlebihan sehingga seringkali memerlukan inbhalasi.
  • Terdapat dua kelompok besar, Tipikal asmatik pra sekolah dan Tipikal Asmatik murni
  • Terdapat dua kelompok besar, Tipikal asmatik pra sekolah. Sebagian kelompok terjadi sesak, timbul wheezing atau mengi sebelum pra sekolah. Pada kasus ini bila batuk sering dahaknya berlebihan dan sering dilakukan inhalasi saat batuk. Setelah usia 5-7 tahun sebagian besar kasus sesak membaik, tetapi sebagian kecil kasus menteap tetapi sesak sangat ringan sekakil tetapi hidung lebih sensitif.
  • Tipikal Asmatik murni: pada kelompok ini sesak, timbul wheezing atau mengi justru timbul setelah usia 5 – 12 tahun. Setelah usia SMP sesak berkurang tetapi mulai terjadi sensitif hidung atau rinitis alergi
  • Disertai saluran cerna sensitif : sering muntah, nyeri perut dan gangguan buang air besar , bisa konstipasi atau sering BAB. Sensitif kulit sering gatal, merah seperti digigit nyamuk dan gangguan sensitif kulit lainnya.

TIPE B (TIPE RINITIS):  Dominan sensitif saluran napas hidung

  • Mudah terkena flu, hidung buntu dan sering bersin.  Beresiko terjadi sinusitis terutama setelah usia 5 tahun.
  • Sebagaian besar kasus disertai sensitif kulit di lengan atas sering bruntusan kecil-kecil
  • Sebagian besar kasus disertai gangguan sensitif saluran cerna khusus nyeri perut dan sulit BAB.

TIPE C (SALURAN CERNA): Dominan sensitif saluran cerna

  • Saluran Cerna sensitif : Gastrooesepageal refluks, sering muntah, nyeri perut dan gangguan buang air besar , bisa konstipasi atau sering BAB.
  • Sensitif kulit sering gatal, merah seperti digigit nyamuk dan gangguan sensitif kulit lainnya.
  • Daya tahan tubuh tidak baik, mudah sakit batuk dan pilek, dan disertai sulit makan dan gangguan mengunyah menelan.
  • Sebagioan besar kasus berat badan sangat gemuk dan sebagian terjadi kegemukan. sebagian kecil terjadi gangguankenaikkan berat badan pada usia sebelum 3-5 tahun.
  • Beberapa kasus disertai gangguan keterlambatan bicara yang sebagian besar  membaik setelah usia 2 tahun. Tetapi berganti sensitif hidung atau rinitis alergi tetapi terjadi lebih ringan dibandingkan tipe 2 (rinitis). Sebagian besar kasus mudah mengalami minisan atau hidung berdarah

TIPE D (SENSITIF KULIT): Dominan sensitif kulit

  •  Sensitif kulit sering gatal, merah seperti digigit nyamuk dan gangguan sensitif kulit lainnya. Pada usia 0-9 bulan terjadi dermatitis atopi pada pipi dan daerah popok sering kemerahan. Pada usia 1-5 tahun kulit sensitif berpindah ke tangan dan kaki seperti digigit nyamuk dan kulit kering.
  • Saluran Cerna sedikit sensitif : sering konstipasi atau sulit buang air besar atau sebagian kecil lainnya sering BAB.
  • Daya tahan tubuh relatif baik jarang mengalami batuk dan pilek. Tetapi sebagian kecil kasus daya tahan tubuh tidak baik mudah batuk dan pilek teruitama kelompok anak kulit sensitif disertai gangguan muntah dan mual. Anak tidak bisa diam , sangat lincah dan emosi sangat tinggi

Provided by

CHILDREN ALLERGY CLINIC ONLINE

Yudhasmara Foundation htpp://www.allergyclinic.wordpress.com/

WORKING TOGETHER FOR STRONGER, SMARTER AND HEALTHIER CHILDREN BY EDUCATION, CLINICAL INTERVENTION, RESEARCH AND INFORMATION NETWORKING. Advancing of the future pediatric and future parenting to optimalized physical, mental and social health and well being for fetal, newborn, infant, children, adolescents and young adult

LAYANAN KLINIK KHUSUS “CHILDREN GRoW UP CLINIC”

PROFESIONAL MEDIS “CHILDREN GRoW UP CLINIC”

  • Dr Narulita Dewi SpKFR, Physical Medicine & Rehabilitation
  • Dr Widodo Judarwanto SpA, Pediatrician
  • Fisioterapis

Clinical and Editor in Chief :

Dr Widodo Judarwanto, pediatrician email : judarwanto@gmail.com, Curiculum Vitae

Information on this web site is provided for informational purposes only and is not a substitute for professional medical advice. You should not use the information on this web site for diagnosing or treating a medical or health condition. You should carefully read all product packaging. If you have or suspect you have a medical problem, promptly contact your professional healthcare provider.

Copyright © 2012, Children Allergy Clinic Online Information Education Network. All rights reserved

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s